Setelah diresmikan langsung oleh Gus Abdurrahman Zuhad atau akrab dipanggil Gus Arman, kini Reading Club menjadi salah satu program baru yang sangat bermanfaat bagi santri Pondok Pesantren Modern Al Falah.
Kegiatan yang terdiri dari 40 anggota ini memberikan gambaran berbeda dari sekedar komunitas membaca yang terdengar membosankan. Justru sebaliknya, dalam komunitas baca Al Falah, anggotanya akan diajak menikmati indahnya membaca buku mulai dari berdiskusi bersama membahas buku yang telah dibaca, anggota diizinkan membawa novel dan komik sebagai bacaan yang menghibur dan tentu saja sesuai aturan pondok, hingga keluar pondok untuk membeli buku.
Melihat dari sisi manfaatnya, dalam hal ini Reading Club bukan hanya menjadi tempat hiburan santri, melainkan wadah untuk meningkatkan literasi santri. Melalui membaca memungkinkan mereka beradaptasi dengan perkembangan zaman, serta membentuk karakter yang lebih baik dan tentu saja menambah wawasan serta menjaga kesehatan mental para santri dan yang tidak kalah penting menjadi sarana untuk mengamalkan perintah Allah SWT.
Dengan membaca buku para santri dapat melihat dunia meskipun berada di dalam pondok, menambah pengetahuan dan informasi baru, serta tetap bisa mengikuti perkembangan zaman dan teknologi. Selain itu, membaca buku juga dapat menurunkan tingkat stres terutama ketika membaca buku kesukaan, mereka bisa merasa lebih rileks dan juga menurunkan perasaan sedih atau cemas yang sedang dirasakan, kemudian kesehatan mental juga dapat terjaga ketika membaca buku fiksi yang dapat menjadi wadah pelarian positif, pelarian imajinasi membuat mereka teralihkan dari stres yang dialami, aktivitas ini juga membuat santri merasakan kebebasan berimajinasi dan melupakan masalah di kehidupan nyata untuk sementara waktu, sehingga dapat disimpulkan membaca buku dapat mengurangi risiko depresi dan gangguan kesehatan mental lainnya.
Manfaat dari segi keagamaan, membaca mengajarkan santri untuk mengingat dan mengamalkan perintah Allah SWT, karena perintah pertama yang turun adalah “Iqra'” (Bacalah), yang menjadi titik awal untuk mendapatkan ilmu dan petunjuk hidup. Dengan membaca, para santri dapat mengembangkan karakter dan kecintaan terhadap ilmu, memahami ajaran Allah, memperkuat iman, dan mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari serta menjadi bekal untuk kebahagiaan di dunia serta akhirat.
Oleh karena itu, program baru ini sangat bermanfaat dan memberikan daya tarik tersendiri bagi santri di pondok. Hal ini juga tidak terlepas dari cara program Reading Club mengajak santri untuk membaca yaitu dengan membebaskan anggota memilih buku yang disukai dan mulai dengan bacaan yang ringan serta tidak mengharuskan anggota membaca buku yang berkaitan dengan pelajaran sekolah atau buku non fiksi, mereka dapat membaca novel atau buku cerita lainnya, kemudian diadakan pertemuan setiap dua minggu sekali bersama Gus Arman.
Dalam pertemuan tersebut, setiap anggota Reading Club membawa buku yang telah dibaca dan saling bertanya secara alami tentang buku mereka. Selain itu, mereka juga bercerita serta berdiskusi tentang buku yang telah dibaca. Para anggota Reading Club mengambil posisi melingkar dan setiap anak maju bergiliran untuk bercerita sambil membawa bukunya.
Dalam sesi ini, anggota Reading Club lainnya boleh mengajukan pertanyaan yang dijawab langsung oleh anak yang bercerita, sehingga seringkali mewujudkan suasana diskusi yang hangat di antara mereka.
Dan yang paling menarik, anggota Reading Club bersama pembimbing diajak Gus Arman langsung untuk mencari buku kesukaan di toko buku ternama, dan setelahnya mencari tempat nyaman untuk kembali berdiskusi terkait buku yang dibeli.
Ini semua merupakan upaya pondok untuk memberikan pengalaman membaca yang lebih seru sekaligus menciptakan generasi berwawasan luas, memiliki kemampuan berpikir kritis yang lebih baik, lebih kreatif, dan memiliki literasi yang lebih tinggi.