Sebagai penutup rangkaian kegiatan di hari pertama yang padat dan produktif, para santri baru diajak untuk mengenal lebih dekat struktur organisasi santri serta regulasi yang berlaku di lingkungan pondok. Agenda pamungkas ini diisi dengan sesi Perkenalan OSMAM dan Pembacaan Tata Tertib Ponpes Modern Al Falah Jatirokeh.
Sesi perkenalan pengurus OSMAM berlangsung interaktif. Seluruh jajaran pengurus organisasi naik ke atas panggung untuk memperkenalkan diri sekaligus memaparkan peran serta fungsi dari masing-masing bagian—mulai dari bagian keamanan, bahasa, ibadah, hingga penggerak kegiatan seni dan olahraga. Kehadiran OSMAM ini diharapkan dapat menjadi mentor sekaligus jembatan komunikasi yang baik bagi para santri baru selama beradaptasi di lingkungan pesantren.
Setelah sesi perkenalan organisasi, acara dilanjutkan dengan pembacaan dan penjelasan mendalam mengenai tata tertib pondok pesantren. Langkah krusial ini dilakukan agar seluruh santri baru memahami hak, kewajiban, serta batasan-batasan disiplin yang harus ditegakkan demi menjaga kelancaran proses belajar-mengajar.
Beberapa poin utama tata tertib yang disosialisasikan antara lain:
- Disiplin Waktu Beribadah dan Belajar: Kewajiban mengikuti salat berjamaah lima waktu tepat waktu, serta menghadiri seluruh kelas formal maupun madrasah diniyah.
- Penggunaan Bahasa Resmi: Penekanan kewajiban berkomunikasi menggunakan bahasa resmi pesantren (bahasa Arab dan Inggris) dalam aktivitas sehari-hari.
- Larangan dan Sanksi: Penjelasan mengenai barang-barang yang tidak boleh dibawa (seperti alat elektronik ilegal) serta sanksi edukatif yang akan diterapkan jika terjadi pelanggaran disiplin.
Dengan dibacakannya tata tertib tersebut, seluruh rangkaian hari pertama Masa Pengenalan Lingkungan Pesantren (MPLP) 2026 resmi berakhir dengan tertib. Para santri baru pun diarahkan kembali ke kamar asrama masing-masing untuk beristirahat dan mempersiapkan diri menghadapi agenda esok hari dengan semangat baru.




