Halaman Pondok Pesantren Modern Al Falah Jatirokeh, Songgom, Brebes hari ini tampak ramai dan penuh semangat. Ratusan santri baru angkatan 2026 mulai berdatangan untuk memulai lembaran baru sebagai penuntut ilmu di salah satu pesantren modern terkemuka di Brebes ini. Kedatangan para santri yang didampingi orang tua masing-masing ini menandai dimulainya masa pendidikan mereka untuk tahun ajaran baru.
Sejak pagi, suasana dipenuhi campuran perasaan haru dari para orang tua yang akan berpisah dengan putra-putrinya, serta antusiasme yang kuat dari para santri baru. Untuk memastikan kelancaran proses pemberangkatan dan meminimalisir kemacetan, pihak panitia telah menetapkan rute dan prosedur kedatangan santri baru. Seluruh panitia dan petugas keamanan telah disiagakan di berbagai titik, mulai dari jalan raya di sekitar Balai Desa Jatirokeh hingga ke dalam area pondok, untuk membantu mengarahkan dan memastikan prosedur kedatangan berjalan dengan aman, tertib, dan lancar.
Prosesi kedatangan dan penyerahan santri baru oleh wali murid kepada pihak pesantren berlangsung sejak pagi hari. Isak tangis haru sekaligus bangga dari para orang tua mewarnai momen pelepasan ini, saat mereka harus merelakan putra-putrinya tinggal di asrama demi mengejar ilmu agama dan pengetahuan modern.
Salah satu wali santri asal Cirebon, Ahmad (42), mengungkapkan perasaannya saat mengantarkan putranya.
“Sedih pasti ada karena harus berpisah, tapi demi masa depan anak, kami ikhlas. Kami memilih Al-Falah Jatirokeh karena perkembangannya yang luar biasa dan program bahasanya yang kuat. Semoga anak saya betah dan menjadi anak yang saleh,” ungkapnya.
Dengan dimulainya masa masuk asrama ini, para santri baru dijadwalkan akan langsung mengikuti Pekan Masa Pengenalan Lingkungan Pondok ( MPLP ) serta masa orientasi selama tiga hari ke depan untuk mengenalkan disiplin dan nilai-nilai panca jiwa pesantren.











