JATIROKEH — Lanjutan dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia, Pondok Pesantren Modern Al Falah Jatirokeh menggelar Upacara Penurunan Bendera Sang Merah Putih pada sore hari. Suasana khidmat dan penuh rasa nasionalisme menyelimuti seluruh area pesantren saat santri dan jajaran pengasuh berkumpul di lapangan utama.
Bertindak sebagai Pembina Upacara pada kesempatan kali ini adalah Ustadz Zidni Dlia Arrohman, S.Kom., selaku Rois Pondok Pesantren Modern Al Falah Jatirokeh.
Dalam amanatnya, Ustadz Zidni menekankan pentingnya menjaga semangat kemerdekaan dan membentenginya dengan nilai-nilai keislaman serta akhlakul karimah. Beliau menyampaikan bahwa penurunan bendera bukan sekadar prosesi rutin, melainkan momen perenungan atas perjuangan para pahlawan dan para ulama yang telah mengorbankan jiwa raga demi berdirinya NKRI.
“Sebagai santri modern, kita tidak hanya dituntut mahir dalam ilmu agama dan teknologi, tetapi juga harus menjadi garda terdepan dalam menjaga keutuhan bangsa. Semangat nasionalisme dan religiusitas harus berjalan beriringan,” tegas Ustadz Zidni Dlia Arrohman, S.Kom., di hadapan seluruh peserta upacara.
Prosesi penurunan bendera berjalan lancar dengan ketepatan dan kedisiplinan tinggi dari tim Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) santri Ponpes Modern Al Falah. Langkah tegap dan kesigapan petugas menuai apresiasi dari segenap jajaran asatidz dan pengasuh yang hadir.
Rangkaian acara ditutup dengan doa bersama untuk keselamatan, kemajuan, dan kedamaian Bangsa Indonesia, serta keberkahan bagi keluarga besar Pondok Pesantren Modern Al Falah Jatirokeh.



























