BREBES – Komitmen Pondok Pesantren Modern (PPM) Al Falah Jatirokeh dalam mencetak generasi penghafal Al-Qur’an terus diperkuat. Hal ini dibuktikan dengan digelarnya Seleksi Program Tahfidz intensif yang diikuti oleh ratusan santri dari jenjang kelas 7, 8, serta kelas 10 SLTA.
Kegiatan seleksi yang berlangsung khidmat di kompleks pesantren ini bertujuan untuk menjaring para santri yang memiliki komitmen kuat, kelancaran membaca, serta potensi menghafal yang baik agar dapat dibina secara khusus dalam program akselerasi tahfidzul Qur’an.
Proses seleksi berjalan dengan sangat ketat dan terukur. Setiap peserta diuji secara langsung oleh dewan asatidzh yang kompeten di bidangnya. Beberapa aspek penting yang menjadi penilaian utama di antaranya adalah kefasihan tajwid, ketepatan makharijul huruf, kelancaran dalam menghafal ayat baru (sabaq), serta tingkat kekuatan daya ingat (hifdzh).
Pihak pengurus pondok menyampaikan bahwa antusiasme para santri pada seleksi tahun ini sangat luar biasa. Menariknya, seleksi ini tidak hanya diikuti oleh santri baru di kelas 7 dan 10, tetapi juga diikuti oleh santri kelas 8 yang ingin meningkatkan target hafalan mereka.
“Program Tahfidz ini merupakan salah satu mahkota di PPM Al Falah. Melalui tahapan seleksi ini, kami ingin memastikan bahwa santri yang bergabung benar-benar memiliki kesiapan mental dan spiritual yang matang, sehingga target hafalan yang dirancang pondok dapat tercapai dengan optimal dan berkah,” ujar Ustadz M. Rayi Fatih, M.Pd.
Gema lantunan ayat suci Al-Qur’an yang bersahutan dari para peserta seleksi membuat suasana pondok terasa begitu menyejukkan. Melalui program ini, diharapkan PPM Al Falah Jatirokeh dapat terus melahirkan generasi muslim yang tidak hanya unggul dalam ilmu pengetahuan modern, tetapi juga berhati Qur’ani dan berakhlak mulia.








