Tari Saman

Tari Saman merupakan tarian yang berasal dari suku Gayo. Pada tahun 2011 lalu, tari ini telah ditetapkan sebagai Warisan Budaya Takbenda UNESCO.

Dikutip dari laman Kementrian Pendidikan dan Budaya (Kemdikbud), tari saman berasal dari kesenian yang disebut pok one yang artinya menepuk tangan sambil bernyanyi. Menurut sejarahnya, tari saman dikembangkan oleh seorang tokoh Islam yang bernama Syeh Saman. Selain sebagai penyiar agama Syeh Saman juga seorang seniman sehingga namanya kemudian didedikasikan sebagai nama tarian Saman. Dalam perkembangan selanjutnya kesenian ini digunakan sebagai media dakwah untuk pengembangan agama Islam. Sebagai media pengembang agama Islam, sampai kini masih kita rasakan dalam syair-syairnya, terutama dalam langkah-langkah awal selalu dimulai dengan salam.

Tari Saman lahir lebih kurang pada abad ke-XIV. Tetapi jika tarian tersebut dijadikan sebagai alat dakwah penyebaran Islam, maka tarian tersebut telah ada sebelum Islam masuk ke Tanah Gayo. Snouck Hurgronje dalam perjalanannya ke Tanah Gayo pada awal 1900-an (Tanoh Gayo dan Penduduknya, 1996), mengatakan bahwa Tari Saman ini dilakukan pada saat akhir bulan puasa oleh para anak muda (laki-laki).

Keberadaan tari Saman pada masyarakat Gayo merupakan sebuah tradisi yang turun temurun dan menjadi bagian dalam kehidupan mereka. Saman ada dan hid up pada masyarakat Gayo Deret (Gayo Blang) di manapun mereka berada. Selain dilaksanakan di kampung halamannya, Saman juga dilakukan di daerah-daerah perantauan mereka, misalnya di Banda Aceh, Medan, dan juga di Jakarta. Di kampong halamannya, Tari Saman dimainkan mulai dari tingkat jorong (dusun) hingga tingkat kabupaten.

Tari Saman adalah bagian dari budaya masyarakat Gayo yang berfungsi sebagai media komunikasi, ajang silaturahmi, dan sebagai hiburan. Umumnya, tari Saman dilakukan di bale saman atau di lapangan kampung yang ditampilkan pada hari-hari besar seperti upacara perkawinan, hari raya dan lain sebagainya.

Facebook
WhatsApp
Telegram
Facebook

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Artikel Lainnya

Scroll to Top